Bagaimana prosedur pengiriman jenazah lewat pesawat?

Bagaimana prosedur pengiriman jenazah lewat pesawat?

Jenazah digolongkan kedalam kategori kargo Human Remain (termasuk jenazah utuh atau yang udah dikremasi) yang mesti penganganan tertentu tidak serupa layaknya kiriman kargo biasa terhadap umumnya.

Dari pengalaman aku spesial maupun sebagai petugas maskapai yang mesti dijalankan adalah:

Melapor terhadap maskapai yang bakal digunakan terhadap saat reservasi untuk memahami keputusan yang berlaku.
Aturlah jadwal kamu atau pengantar lainnya dikarenakan lebih baik berada terhadap pesawat yang sama, tetapi terkecuali tidak memungkinkan dan mesti berada terhadap pesawat atau maskapai yang berbeda, usahakanlah supaya pesawat yang kamu tumpangi maupun yang mempunyai jenasah tiba dalam saat yang serupa atau setidaknya tidak terpaut jauh di tempat/bandara target anda.
Jenazah mesti berada setidaknya 2 jam dalam karantina sebelum masuk ke pesawat. Jadi kamu diharapkan siap jauh lebih awal berasal dari perumpang biasa.
Peti jenazah mesti dikemas secara khusus. Biasanya peti bakal ditutup terlebih dahulu bersama dengan plat seng sesudah itu dipaku bersama dengan jarak memadai rapat sekitar 2 cm lantas di solder keliling. Metode pengemasan ini berbeda-beda mengacu terhadap SOP.

Kargo udara, disaat kita mengirim sebuah kargo berasal dari satu daerah ke daerah lain, pastilah tersedia regulasi-regulasi yang mesti di penuhi sebelum pengiriman terjadi, adapun syarat dan style kargo tersebut bakal di jelaskan di bawah ini.

Syarat Penerimaan Kargo Cargo Jenazah
Menurut IATA TACT Rules ,Secara umum tersedia sebagian perihal yang mesti diperhatikan untuk terima kargo, kargo mesti masuk ke dalam kategori Ready For Carriage bersama dengan syarat sebagai berikut:

1. Air Way Bill. Air way billdiisi bersama dengan benar, cocok bersama dengan ketetapan TACT Rules.
2. Documentation. Semua dokumen dibutuhkan bagi tiap tiap kiriman mesti disertai bersama dengan dokumen-dokumen pelengkap lain yang diperlukan.
3. Marking of paxkage. Semua kargo berasal dari tiap tiap kiriman mesti ditandai bersama dengan hal-hal sebagai berikut: Menunjukkan nama Consignee, nama jalan, dan alamat kota yang serupa cocok bersama dengan MAWB.
4. Packing. Isi berasal dari tiap tiap kiriman mesti dikemas secara baik cocok bersama dengan batas normal transportasi.Dangerous goodsharus dikemas berdasarkan ketetapan IATA Dangerous goods regulation, untuk live animal mengacu terhadap ketetapan IATA live animal regulation.
5. Labelling of package. Label mesti amat nampak dan seluruh label atau sinyal yang udah lama mesti diganti.
6. Shipper declaration for dangerous goods. Dokumen ini mesti ditandatangani dan dilengkapi layaknya yang udah terhadap ketetapan IATA dangerous goods regulations.
7. Shipper certification for live animals. Dokumen ini mesti ditandatangani dan dilengkapi layaknya yang udah terhadap ketetapan IATA dangerous goods regulations.
Jenis-jenis Kargo
Berdasarkan penangananya, kargo dibagi ke dalam dua golongan besar, yaitu general cargo dan special cargo. Sementara itu, berdasarkan langkah layanan dan style produknya, kargo dibagi jadi general cargo, special shipment, dan dangerous cargo products. Adapun macam-macam style kargo sebagai berikut:

A. General Cargo
General Cargo adalah barang-barang kiriman biasa supaya tidak mesti membutuhkan penanganan secara khusus, tetapi selamanya mesti mencukupi beberapa syarat yang ditetapkan dan aspek safety. Contoh barang yang dikategorikan general cargo pada lain: barang-barang keperluan tempat tinggal tangga, peralatan kantor, peralatan olahraga, pakaian (garmen, tekstil) dan lain-lain.

B. Special Cargo
Special cargo adalah barang-barang kiriman yang membutuhkan penanganan tertentu (special handling). Jenis barang ini terhadap dasarnya mampu diangkut lewat angkutan hawa dan mesti mencukupi beberapa syarat dan penanganan secara tertentu cocok bersama dengan regulasi IATA dan atau pengangkut. Barang benda atau bahan yang juga dalam kategori special cargo adalah :

1. Live Animal ( AVI ) adalah hewan-hewan hidup yang dikirim lewat pesawat hawa layaknya anak ayam, kuda, kambing, ikan dll.
2. Human Remain ( HUM ) adalah mayat manusia. HUM, yang dibagi jadi dua yaitu:
– Uncremated in coffin adalah mayat yang masih berwujud jasad yang diangkut bersama dengan memakai peti jenazah.
– Cremated yaitu jenazah yang udah berwujud abu ( ashes ) dan umumnya dikirim bersama dengan memakai kotak guci atau kotak kayu.
3. Perishable goods ( PER )adalah barang – barang yang gampang sekali rusak, hancur, atau busuk, layaknya buahbuahan, sayuran, daging, bunga, ikan dan bibit tanaman.
4. Valuable goods ( VAL ) adalah barang-barang yang memiliki nilai yang tinggi atau barang-barang punya nilai layaknya emas, intan, berlian, cek, platina, dll.
5. Strongly smelling goods yaitu barang yang memiliki bau yang amat menyengat layaknya durian, minyak wangi, minyak kayu putih.
6. Live Human Organ ( LHO ) adalah barang – barang yang berwujud organ tubuh manusia yang masih berfaedah layaknya bola mata, ginjal, hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published.