Cuplikan QnA: Aturan Aqiqah

Apa yang dimaksud dengan Aqiqah

Sebuah perbedaan perlu ditarik antara makna literal dan makna teknis dari istilah yang digunakan oleh para ahli hukum dan ulama Islam. Dalam arti literal Aqiqah menurut Kamus Leksikon, kita dapati bahwa huruf-huruf dalam  Aq  – ‘ A  dan ‘ Q  – berarti memotong. Nabi Muhammad SAW bersabda bukan tentang dosa kecil atau dosa besar tetapi kejahatan yang paling hina dan keji, Uqooqul Waalidayn – yaitu memutuskan hubungan dengan orang tua, menunjukkan ketidaktaatan dan ketidakhormatan kepada orang tua. Ini dianggap sebagai kejahatan besar, salah satu kejahatan terburuk yang bisa dilakukan seseorang. Oleh karena itu arti literal dari  Aq adalah untuk memotong. Ketika kita membahas kata aqiqah secara teknis itu berarti penyembelihan hewan. Ketika bayi lahir, itu adalah saat yang menggembirakan, tapi kami tidak lupa untuk bersyukur kepada Allah SWT dan dengan demikian menyembelih seekor kambing atau domba. Ini berfungsi sebagai rasa syukur kepada Allah SWT Yang Mahakuasa dan sebagai tanda dari kesempatan yang menggembirakan ini – kelahiran seorang anak.

Kapan sebaiknya Aqiqah dilakukan?

Aqiqah harus dilakukan pada hari ketujuh mengingat bagaimana seseorang menghitung hari ketujuh. Jika bayi lahir pada siang hari pada hari Kamis misalnya, hari ketujuh adalah hari Rabu berikutnya. Jika bayi lahir pada malam Jum’at misalnya, maka hari ketujuh dihitung sebagai Kamis berikutnya dan untuk lebih jelasnya jika bayi lahir pada hari Senin maka hari ketujuh dihitung sebagai hari Minggu berikutnya. Seseorang harus menyadari fakta bahwa dalam Islam malam mendahului siang. Matahari terbenam berfungsi sebagai pengantar hari baru. Ketika kita berbicara tentang penyembelihan hewan, penting untuk dicatat bahwa beberapa hewan harus disembelih di tempat dan waktu tertentu. Contohnya, orang yang melakukan haji yang harus menyembelih  hadis, Disebut demikian karena seseorang harus membimbing hewan ke tempat tertentu. Ketika seseorang melakukan tamattu  atau  kiraan Haji hewan harus disembelih di Mekah atau Mina, di daerah Haram. Dalam hal ini ditentukan tempat dan waktunya, yaitu menyembelih pada tanggal 10, 11, 12 Zul Hijjah. Untuk penyembelihan beberapa hewan, hanya waktu yang ditentukan. Udhiya – Qurban harus disembelih pada tanggal 10, 11, 12 Zul Hijjah – mazhab Syafii termasuk tanggal 13 – tetapi bisa dilakukan di mana saja di dunia. Penyembelihan khusus ini disebut sebagai Udhiya karena penyembelihan biasanya dilakukan pada saat Duha, sekitar pukul 10 pagi atau 11 pagi saat matahari berada di puncaknya. Ada juga kasus di mana seseorang dapat menyembelih hewan kapan saja sepanjang tahun tetapi harus dilakukan di tempat tertentu. d ham, hukuman yang dibayarkan untuk kejahatan yang dilakukan seseorang dalam keadaan ihram dapat disembelih kapan saja sepanjang tahun tetapi harus disembelih di kawasan Haram. Aqiqah bisa disembelih dimana saja dan kapan saja. Sunnah dilakukan pada hari ketujuh. Jika tidak bisa dilakukan pada hari ketujuh karena alasan keuangan misalnya, maka bisa dilakukan nanti.

Apa sunnah hari kelahiran?

Pada hari bayi lahir azan harus dikumandangkan di telinga kanan. Jika ayah tidak hadir, ibu juga dapat melakukannya. Seseorang mengumandangkan azan dengan lembut di telinga kanan dan Iqamah di telinga kiri. Keduanya merupakan perbuatan sunnah menurut hadits. Pada hari yang sama Tahneeq juga bisa dilakukan di mana kurma dikunyah dan diletakkan di dalam mulut bayi, di langit-langit mulut. Nabi Muhammad SAW melakukan tahneeq untuk Abdullah bin Zubayr RA dan berdoa untuknya. Alasan kedua sunnah ini adalah agar telinga mendengar nama Allah SWT terlebih dahulu baru kemudian nama Nabi Muhammad SAW yang mulia. Yang pertama masuk ke dalam mulut bayi adalah yang halal dan tayyibah, yang bergizi untuk bayi.

Satu hari ketujuh, apakah Aqiqah satu-satunya Sunnah atau adakah Sunnah lainnya juga. Apakah Aqiqah harus diulang ketika mengganti nama bayi?

Pada hari ketujuh ada beberapa Sunnah yang perlu dilakukan. Kepala bayi perlu dicukur di mana semua rambut dihilangkan. Setelah selesai, kunyit dicampur dengan air dan dioleskan di kepala bayi. Hal ini dilakukan sebagai sanggahan, untuk menghancurkan kebiasaan ritual paganistik pada masa Jaahiliyah dimana mereka akan mengambil darah hewan dan mengoleskannya di kepala bayi. Islam menghapus tindakan ini dan menjadikannya praktik yang baik untuk menggunakan kunyit. Aqiqah adalah amalan kedua yang harus dilakukan di mana satu kambing/domba disembelih untuk kelahiran bayi perempuan dan dua domba/kambing disembelih untuk kelahiran bayi laki-laki. Kaki atau paha domba diberikan kepada bidan. Sedekah juga bisa diberikan kepada fakir miskin. Ini adalah Sunnah yang banyak diabaikan. Seringkali jumlah hewan yang disembelih untuk jenis kelamin yang berbeda dipertanyakan. Ini mirip dengan situasi warisan dalam Islam. Seorang anak perempuan harus diasuh oleh ayahnya sejak hari kelahirannya sampai hari pernikahannya. Seorang anak laki-laki harus diasuh sampai dia berusia 16 atau 17 tahun, yaitu sampai dia dapat berdiri di atas kakinya sendiri, apa pun yang dilakukan untuknya setelah itu dilakukan sebagai nikmat. Pada hari ketujuh bayi juga diberi nama. Nama-nama yang paling dicintai Allah SWT adalah Abdullah dan Abdurrahman untuk anak laki-laki dan Ammatullah dan Ammaturrahman untuk anak perempuan. Pilih nama yang baik, 25 nama Nabi disebutkan dalam Al-Qur’an yang Mulia. Aqiqah dapat dimakan oleh keluarga tetapi yang terbaik adalah melakukan apa yang dilakukan selama Qurbani di mana dagingnya dibagi dalam tiga bagian – satu untuk diri sendiri, kedua untuk kerabat dan ketiga untuk orang miskin. Ini tidak wajib. Ulama Syafii mengatakan tentang Aqiqah bahwa daging dipotong dalam potongan besar bukan potongan kecil; ini adalah Tafaul – pertanda baik untuk menjaga bayi tetap terlindungi dan merupakan etiket yang baik bukan Sunanh.

Aqiqah tidak perlu diulang jika nama bayi diganti.

Siapa yang harus melakukan Aqiqah atas nama bayi?

Tanggung jawab ada pada ayah karena dia adalah pencari nafkah. Pada saat ayah tidak dapat melakukan tugas ini karena kendala orang lain dapat melakukannya. Terkadang kakek dari pihak ayah atau ibu meminta untuk membeli hewan itu atau membelikannya untuk anak laki-laki, ini diperbolehkan. Nabi Muhammad SAW membayar Aqiqah Sayyidinah Hassan dan Hussain RA. Ulama mendamaikan hadits. Pada prinsipnya tanggung jawab ada pada ayah untuk membayar Aqiqah. Ini adalah Sunnah dalam hal memerintah, bukan Waajib.

Bisakah Aqiqah dilakukan untuk anak yang sudah meninggal?

Ketika seorang anak lahir dan hidup selama beberapa hari, bulan atau tahun, dan kemudian meninggal, tidak ada Aqiqah. Tidak ada konsensus. Bagi yang meninggal muda dan tua tidak ada aqiqah. Jika Anda ingin menyembelih kambing atau domba untuk almarhum atas nama Allah dan memberikan kepada orang miskin sebagai Esaal Thawaab, itu diperbolehkan. Ini tidak disebut Aqiqah. Ini bukan masalah yang sama dan tidak perlu bingung.

Sampai usia berapa Aqiqah bisa dilakukan?

Ulama Hanafi mengatakan bahwa jika orang tua tidak melakukan Aqiqah untuk seorang anak, maka anak tersebut dapat melakukannya untuk dirinya sendiri pada usia berapa pun. Ulama Syafii mengatakan bahwa begitu anak mencapai usia pubertas, tidak ada aqiqah yang bisa dilakukan.

Apa yang terjadi jika Aqiqah tidak dilakukan sama sekali?

Jika anak tersebut masih hidup dan mengetahui bahwa aqiqahnya belum dibuat, mazhab Hanafi memperbolehkannya untuk melakukannya sesuai dengan persyaratan jenis kelamin. Dalam mazhab Syafii jika orang tua tidak ingat melakukan Aqiqah maka anak harus melakukan Aqiqah mereka. Jika orang tua hidup dalam kondisi yang sulit seperti di medan perang, maka sebaiknya anak dewasa melakukannya jika mereka mampu. Jika seseorang dalam kesulitan keuangan yang nyata dan tidak mampu melakukan Aqiqah maka itu tidak dianggap dosa karena Aqiqah adalah Sunnah dan bukan Waajib.

Bagaimana aturan sunat untuk bayi baru lahir?

Ulama Syafii mengatakan yang terbaik adalah menyunat bayi laki-laki pada hari ketujuh juga pada hari ini. Sangat dianjurkan untuk melakukan sunat sejak dini. Jika seseorang bepergian pada hari Kamis dan istrinya melahirkan dan mereka tidak dapat melakukan Aqiqah pada hari Rabu berikutnya karena mereka bepergian, maka Anda dapat melakukannya pada hari Rabu berikutnya. Hari pertama dimaksudkan untuk melakukannya, kemudian pada hari yang sama dari minggu lainnya seseorang harus melakukannya. Begitu pula dengan khitan yang merupakan salah satu ciri utama Islam.

Apa Aqiqah untuk kelahiran kembar seperti kembar?

Jika lahir anak kembar laki-laki maka Aqiqahnya adalah empat ekor kambing/domba atau dua ekor domba dan dua ekor kambing (menjadikan empat ekor hewan), sesuai dengan yang diinginkan. Jika seorang anak perempuan dan satu anak laki-laki lahir, satu domba/kambing untuk anak perempuan disembelih dan dua ekor domba/kambing untuk anak laki-laki disembelih sehingga totalnya menjadi tiga ekor. Jika seseorang tidak memiliki sarana maka mereka diperbolehkan untuk menyembelih sesuai dengan kemampuannya. Bantuan kakek-nenek dan kerabat dalam hal ini sangat dianjurkan dan diinginkan.

Jika Anda ingin mengadakan aqiqah sebaiknya Anda menghubungi layanan jasa paket aqiqah jakarta yang berpengalaman dan melayani aqiqah sesuai syariat islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.